21 Februari pukul 6:57
Achmad Marzoeki-kang Juki-satu Kalau APBD minim bukankah bisa meminta alokasi dana bencana dari APBD Provinsi dan APBN.
Sugeng Muji Santoso Semua mengandalkan APBD,itulah Kebumen.seharusnya pihak pemangku keputusan memberi edukasi dan pendampingan kpd masyarakat sebelum dan sesudah bencana.dan pembelajaran mitigasi bencana guna meminimalisir dampak bencana.
Ayah Muhdi sedikit bisa jadi cukup >< bnanyak bisa jadi kurang, semua tergantung subyeknya. pemimpin daerah harus lebih cerdas membagi alokasi anggaran, harus lebih pintar membuat skala prioritas,
Ilham Kml diminta bantuan untuk antisipasi bencana ja masih di persulit....
seharusnya itu di prioritaskan,sebelum bencana yg serupa tidak terjadi lagi.....
Bahrun Ali Murtopo Sante bro dan sis, kebumen udah dapat bantuan siaga bencana berapa bulan yang lalu, bupati lasung yang menrima dari Semarang, kata wakil bupati waktu sambutan acara milad muhmadiyah kawan-kawan, tingal di komonikasi, tapi jangan lupa alam dan isinya kita wajib menjaga bersama, untuk mencintai alam ini dan sekitarnya untuk berkelajutan buat anak cucu kita.
Kholid Anwar Lha duwit wis semanding enggane, repot apa maning?21 Februari pukul 19:51 melalui seluler ·
Tsaurie Tsauri Alam dan isinya di peruntukkan untuk manusia, namun kita juga berkewajiban untuk menjaga agar tetap terjaga keseimbangannya jangan sampai membahayakan manusia itu sendiri. Untuk pemerintah ini perlu diperhatikan lebih seksama tentunya harus cekatan karena bencana yang mengancam bisa saja datang sewaktu - waktu, saya yakin anggaran untuk itu sudah pasti ada tinggal Pemerintah Mau Memprioritaskan apa tidak. karena Kebumen adalah daerah rawan Bencana, tentunya masyarakat harus waspada akan hadirnya bencana yang sewaktu - waktu datang...

1
0 komentar:
Posting Komentar