Rabu pukul 6:51

Arie Jupitermx Monster YgAndhap-ashor Kykna bkl trjadi miss planing nui antara pihak tender kandang ayam dgn Aym2xnya, tp biar bgmnpun Aym ttp ikt blantiknya.

Amad Juli rejeki xan dah diatur.. kta udah uzaha.. ALLOH yg mnentukan..
Rabu pukul 7:19 melalui seluler ·
H Fatah Zusafa Mau di bongkar sekarang juga oke2 aja...
Toh pasar dah sepii.... Pedagang+ pendatang dah jenuh dg kondisi pasar...
Sepii banget di survei aja... Jam segini lom ada org...
Harapannya dg suasana baru akan ada Rejeki baRu... !!!! Semua pastii dah di pikiirkan mateng2 dan yg terbaik oleh pemerintah.. Kita ngikut aja !!! Ga sah ReweL...

Che Al-hasan Apa yang disampaikan pr pedagang perlu direspon secara positif tentunya...nasib pasar Tumenggungan yang sepi jg tidak terlepas dr lemahnya kebijakan Pemkab dalam menyikapi masuknya pasar modern(swalayan,mall dan minimarket) yang kian tak terkendali di Kebumen. Bahwasanya peremajaan pasar memang mutlak dilakukan untuk merubah suasana dan imej yg kadung melekat pada pasar Tumenggungan,kumuh,kotor dan tidak terawat.Bukan masanya lg pemerintah memaksakan kebijakan tanpa mempertimbangkan keluhan ataupun persoalan dari oyek/sasaran kebijakan tersebut!!!

Ayah Muhdi @ PEMKAB: please wait and see ....................... jangan bras-bres, dengarkan aspirasi para bakul, ada benarnya para bakul minta relokasi ditunda. tujuan merelokasi kan untuk kesejahteraan masyarakat....kalau masyarakat minta ditunda demi sebuah pencapaian untuk mencukupi kebutuhan yo harusnya dilaksanakan..... kalau nekad mau dilanjutkan maka bisa disimpulkan bahwa yg dimaksud kesejahteraan bukan untuk masyarakat banyak tapi hanya masyarakat tertentu ( sing cedek penguasa sing bisa ulih proyek ). hehehe....... @ BAKUL : sampaikan aspirasimu dengan baik, diorganisir yg rapi, jangan bras-bres.....

Regina Rahman setuju aja?tp klo bs perwakilan aja menghadap DPRD,jadi gk menimbulkan kericuhan n jd tidak berbuntut pnjang,dn semoga saja dipertimbangkan oleh wakil" rakyat suara para pedagang" kecil,
Rabu pukul 8:39 melalui seluler ·
Lilik Sonhaji kalau sudah siap kenapa harus ditunda ? mulai kapanpun tetap berdampak pada bulan Ramadhan atau menjelang Hari Raya Idul Fitri berikutnya? Terus mulai kapan lagi? Panen pedagang tidak harus di pasar temenggungan. Jangan takut masa depan...semuanya sudah ada yang mengatur.
Rabu pukul 12:03 · ·
1
Ilham Kml nek pemerintah kebumen eseh mengakui budaya rerembug,haruse pemerintah menanggapi aspirasi masayarakat tersebut
mengingat pasar tumenggungan adalah basis ekonomi masyarakat



sampe sekarang belum tau, bagaimana wujud pasar tumenggungan yag baru nanti. publikasi minim.